Rabu, 20 Juli 2011

heloow fifty seven

Sekitar dua bulan lagi insya Allah eike bakal pindah ke daerah X-bata.Itu berarti jalur baru buat pergi-pulang ke kantor. Dan juga berarti eike akan "berkawan" dengan teman seperjalanan yang baru juga. Setelah tanya kesana-kemari, survey ini itu akhirnya didapatlah Si calon kawan baru yaitu K 57 (biar keliatan keren let's call him Key fifty seven).

Sampai saat ini eike belum pernah menjajal naik si K57. Eh pernah, tapi dengan jarak yang sangat amat teramat dekat dari depan makam pahlawan kalibata ke kalibata city (kalo ngesot 5 menit nyampe).
K57 ini berjurusan Blok-eM Kampuang Rambutan. Sejauh ini setau eike dari Blok M- Mabes-Santa-Wolter-Monginsidi -Tendean- Mampang- Duren Tiga-Jl. Raya PAsar Minggu-Kalibata-and soo on (ga tau lagi rutenya) dan akan berakhir di Kampuang Rambutan.
MAybe it's time to say bye bye K19 and Heloow K57.

Balada Miss Ring-ring

Jam di kosan menunjukkan delapan kurang seperempat. Lngsung idupin mesin super turbo...wuuuzzzz terbang ke halte, dengan gaya preman berhentiin si "manis" kopaja 19. Wokeee, gw sukses bergelantungan di pintu. Untung masih pagi hari, jadi warga sekitar masih pada wangi-wangi aja. Semakin lama, semakin terdesak ke dalem badan kopaja dan gw nyangsang berdiri di samping mbak-mbak yang lagi nelepon. Mari kita sebut mbak-mbak tadi miss ring-ring. Kerana dari awal gw naik kopaja itu embak-embak udah nempelin telepon genggam (seluler) dan suaranya itu lhoo....menggelegar ke seluruh penjuru kopaja.

Ini lah percakapan miss ring-ring yang berhasil gw sadap

Miss Ring-ring (MRR): hadooh, makin penuh aja niiy kopajanya (dengan nada centil)
Seseorang nun jauh disana (SNJD):.......(ga kedengeran)

MRR: aduuh, makin sesek aja niiih, mana ada lagi yang naik,banyak
SNJD:.........zzzzzzzz

MRR: mana panas lagi (kibas-kibasin rambut kaya iklan obat kutu rambut)
SNDJ:......zzzzziiiiiing
MRR: untung tadi di kreta ada ac alam, pake tangan maksud gw

Kopaja berhenti sebentar di atma jaya, menurunkan beberapa penumpang

MRR: iya, semalem gw pulang jam sebelas bareng si ajeng
SNJD:....

MRR: iyalah, gw nebeng si ajeng. kaan gw ga punya motor sendiri
SNJD:........

MRR: iya, gw uda lepek banget
sambil bilang gitu si miss ring-ring dorong gw, gw kepepet ke besi jok kopaja..

Ponsel tetap menempel di kuping, miss ring-ring meringsek ke depan mau turun,tas gw nyangkut di tangan mis ring-ring, gw ikutan ke seret kedepan. Dengan tenaga super tas gw tarik, miss ring-ring berhasil melenggang keluar dari kopaja.

Selasa, 19 Juli 2011

Do Fun











yaak sesuai judul di atas " do fun" aka bersenang-senang (translate by kamus acak kadut). Sebenernya ini uda agak lama, tapi baru sempet di posting sekarang, karena si folder foto menyelinap bersembunyi diantara folder-folder lainnyo.
Kebetulan kantornya cami ada family gathering di dufan. Langsuuung gw samber daah tiket gretoongan tadi.
Tibva di hari H, gw siapin si canon D1000 dan siapin bekel spagheti. Kata cami, nanti disono ada OVJ, afghan, sama sherina. Wouhoooo, makin menariiik.
Dari kosan meluncur ke stasiun kota naik busway, sementara cami dari bogor naik KRL. Dari stasiun kota kita naik taxi ke ancol. Sampai sana uda rada telat karena si OVJ nya uda mulai. Selesai acara di hall, saatnya acara bermaiiiin. Dan menurut gw ini adalah ajang cami jadi tukang foto keliling dan gw jadi model keliling.hahahahaha.

Rabu, 13 Juli 2011

baby silma

Sine a month ago my brother become a father, my mom and dad become grandparents and I become an aunty. Welcome to the world my niece, baby Silma. The word "silma" take from arabic language. The meaning of "silma" is health. The name Silma was given by my mom. She said that it woudl be a pray for everyone called her "silma". She hope with this name, Allah always given healty for her.

Unless baby Silma was born a month ago, until now I haven't meet her yet.Hahahaha, please for give your aunty silma. Before she was born I had a plan to give her gold earing, but my mom said that better if I gave my brother and sister in law moneyNow, I still want to give baby silma something. Last week I decide to make pretty shoes for her. I did blogwalking and found some pretty shoes for an example like in this page www.sawokecik.blogspot.com .

Rabu, 08 Juni 2011

Alat tempur


Akhir-akhir ini gw lagi seneng jahit-menjahit. Kenapaaaa eh kenapa?? Karena eh karena gw sedang dalam program penghematan di segala sisi kehidupan.
Tiap sabtu-minggu libur, bawaannya gw pengen nge-mool mulu alias ke mall. Mall bukan sembarang mall, kalo gw ke mall pastiiii aja, mulai dari pangeran antasari, pangeran diponegoro, i gusti ngurah rai, sampai bapak proklamator kita soekarno-hatta (cepek ceng) harus turun tahta, berpindah domisili, dari dompet gw ke tangan penjual.(tidaaakkkk.......).
Untuk mengisi waktu luang dan mengenyangkan bayang-bayang kelam nan suram dompet gw yang bakal ga bisa sampai akhir bulan, akhiiiirrrnyaaaa sodara-sodara gw putuskan untuk membeli beberapa peralatan tempur.
Yaaakkk, gw membeli magnum, bazoka,granat, senjata laras panjang, ketapel.......tetttooooot, salah ciiing. Sepertinya tiba-tiba ada hantu penjahit pohon jambu yang merasuk dalam diri gw, tiba2 gw jadi pengen bikin sesuatu dari benang dan jarum (duileeeee). Lagian gw pikir juga, umur gw uda kepala dua, kalo kata nenek gw jaman dulu kala, anak gadis harus luwes pegang benang dan jarum.(nenek gw seangkatan sama si siti nurbaya).
Jadilah gw membeli jarum, beberapa benang berwarna-warni, payet-payet, alat ukur, pensil (apa namanya gw ga ngerti, yang dipake buat ngegambar pola), zipper dan beberapa lembar kain flannel.
Percobaan pertama membuat tempat pensil.....

Selasa, 17 Mei 2011

me and my best friend "dekil"

Merubah gaya hidup secara tiba-tiba dan drastis mungkin sulit bagi beberapa orang. Namun hal itu bisa dengan mudah dilakukan apabila seseorang dalam keadaan "kepepet", atau memang dengan tingkat kesadaran tinggi berniat melakukan perubahan besar dalam hidup.

Teman dan gaya hidup.*lhooh apa ada hubungannya kedua hal tersebut?. Menurut saya kedua hal itu erat kaitannya untuk orang-orang yang tidak anti sosial., yang menganggap teman adalah kebutuhan primer hidupnya bahkan kedudukannya sejajar dengan makan dan oksigen. Gejala-gelaja ini bahkan bisa kita lihat dari kita masih duduk di bangku sekolah dasar. Biasanya anak yang tidak percaya diri, akan meminta temannya untuk menemani (bahkan) ketika ia pergi ke kamar mandi. Semakin dewasa kita, akan makin terlihat gejalanya. Krtika memilih sekolah atau jurusan ketika kuliah, biasanya teman juga merupakan salah satu pertimbangan.

Alhamdulillah, saya bukanlah tipikal orang yang terjerat dengan hubungan pertemanan yang kronis seperti itu. Masa perpindahan dari sekolah dasar ke sekolah menengah pertama, saya lalui seorang diri tanpa adanya teman satu sekolah saya saat sekolah dasar yang masuk ke SMP yang sama, begitu pun saat saya masuk SMA. Ada sensasi tersendiri ketika kita mulai mengenal dan beradaptasi dengan manusia-manusia baru, mulai menghafal nama, menghafal kebiasaan mereka, dan menjadi minoritas di suatu kelompok baru.

Tahun 2002 ketika saya duduk di tahun pertama di sekolah menengah atas, secara tiba-tiba dan tanpa kabar berita, mama saya membawa pulang "dekil". Awalnya dekil menemani mama pergi ke kantor, tapi semenjak saya kuliah di tahun 2005 dekil "resmi" menjadi kawan seperjalanan saya pergi ke kampus.

Mengapa saya memberinya nama dekil, ada sejarah tersendiri. Saya termasuk orang jauh dari sebutan rajin dan bersih. Dekil jarang sekali saya mandikan. Jadilah banyak debu yang menempel di badannya. Hmmmm.....sesekali memang dekil saya mandikan sendiri atau saya bawa ke salon. Rasanya senang sekali bersama dekil berangkat ke kampus apabila dia bersih dan wangi. Tapi saya tetap sayang padanya walaupun dia berdebu. Konyolnya saya, pernah suatu kali sehabis dekil saya mandikan di salaon, langit mendung pertanda akan turun hujan, terpaksa saya pergi ke kampus menggunakan angkutan umum. Ketika salah satu teman saya bertanya "lho, mana dekil?", saya jawab:" sayang kalo keujanan ". teman saya,"kamu anak yang aneh".

Selama empat tahun kami bersana, menempuh jalur yang sama setiap hari. Dengan setia, dekil menunggui saya saaat saya ada di kelas. Kehujanan dan kepanasan

Perpisahan dengan dekil adalah suatu peristiwa yang hhhhmmm, bisa dibilang mengejutkan. Beberapa bulan setelah lulus, saya mendapat panggilan kerja di Jakarta. Sepulangnya saya dari Jakarta, pulang ke rumah dan mendapati dekil sudah tidak berada di garasi rumah. Saya bertanya kepada mama.

Saya:"ma, dekil kemana?"
Mama: "dekil mama jual mbak, garasi penuh.lagipula kamu kan mau pindah ke Jakarta."
Saya:ziiiiiiiiiiinggggg. terdiam
Mama: "dekil mama jual ke temen kantor mama. kalo kamu kangen, kamu bisa liat dekil di kantor. Sekarang dia udah ga dekil lagi.Pemilik dekil yang baru sayang sama dekil. Tiap hari dekil dicuci dan di lap."
Saya: zziiiiiiiiiiinnnngggggg. masih tetap diam

Semenjak pindah ke Jakarta dan berpisah dengan dekil, saya memutuskan merubah gaya hidup saya. Saya lebih memilih menggunakan angkutan umum kemana pun saya beraktivitas. Awal menginjakkan kaki di ibukota saya coba semua alat transportasi yang ada; busway, mayasaribhakti, kopaja,metromini,mikrolet,kowasi,bajaj,bemo,kereta listrik. Sekarang saya hafal beberapa jurusan kopaja dan metromini serta semua koridor busway dan beberapa jadwal kereta listrik.
Saya mencoba membantu Jakarta yang sudah "sesak nafas" karena polusi. Semoga saya tetap bertahan dengan "gaya hidup jalanan" dan semoga sarana angkutan umum di ibu kota semakin memadai. Saya benci orang-orang yang mengatakan "saya akan berhenti mengendarai mobil ke kantor kalau angkutan umum di jakarta sudah lebih memadai".saya katakan mereka orang-orang yang malas.